• Home
  • Berita
Cara Membuat Catatan Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan Sederhana
Cara Membuat Catatan Pengeluaran dan Pemasukan Keuangan Sederhana





Mengatur keuangan akan terasa lebih mudah ketika kamu tahu ke mana uang masuk dan ke mana uang pergi. Karena itu, mencatat pemasukan dan pengeluaran menjadi salah satu kebiasaan dasar yang penting dilakukan. 

Lewat catatan tersebut, kamu bisa mengetahui jumlah penghasilan, total pengeluaran, hingga sisa uang dalam periode tertentu. Informasi ini juga dapat membantu menemukan kebiasaan finansial yang perlu diperbaiki, misalnya pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan atau terlalu banyak menghabiskan uang untuk kebutuhan tertentu. 

Dengan memiliki pencatatan yang rapi, kamu bisa melihat kondisi keuangan dengan lebih jelas sebelum menentukan langkah berikutnya. 

Pentingnya Melakukan Pencatatan Keuangan 

Mengelola uang tidak cukup hanya dengan mengetahui berapa penghasilan yang diterima setiap bulan. Tanpa pencatatan, pengeluaran kecil yang dilakukan berkali-kali bisa tidak terasa hingga akhirnya mengurangi saldo secara signifikan. 

Dengan membuat catatan, seluruh pemasukan dan pengeluaran dapat terlihat dengan lebih jelas. Kamu juga bisa mengetahui pola penggunaan uang dan mengevaluasi apakah pengeluaran selama ini sudah sesuai dengan kebutuhan. 

Dalam bisnis, pencatatan keuangan juga memiliki peran penting. Salah satu istilah yang mungkin kamu temui adalah jurnal pengeluaran kas, yaitu pencatatan yang digunakan untuk merekam transaksi pengeluaran kas dalam kegiatan usaha. Dengan pencatatan yang teratur, pelaku usaha dapat lebih mudah memantau ke mana dana bisnis digunakan dan mengevaluasi kondisi keuangan secara berkala.  

Keuntungan Memiliki Catatan Keuangan Bulanan 

Membuat catatan keuangan bulanan dapat memberikan beberapa manfaat, di antaranya: 

1. Mengetahui sumber pemasukan dan ke mana saja uang digunakan. 

2. Membantu mengevaluasi kondisi keuangan secara berkala. 

3. Memudahkan kamu menemukan masalah dalam pengelolaan uang. 

4. Membantu menentukan solusi berdasarkan kondisi keuangan yang sebenarnya. 

5. Mengurangi risiko menghadapi masalah finansial yang tidak terduga di kemudian hari. 

Dengan pencatatan rutin, kamu juga bisa melihat perkembangan kondisi keuangan dari waktu ke waktu. 

Cara Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan 

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat pencatatan keuangan. Kamu dapat menggunakan buku khusus, spreadsheet seperti Excel, notes di ponsel, maupun aplikasi keuangan. 

Saat ini tersedia banyak aplikasi keuangan gratis yang dapat membantu mencatat transaksi secara lebih praktis. Dibandingkan pencatatan manual, aplikasi biasanya menawarkan proses yang lebih cepat serta tampilan yang membantu pengguna melihat kondisi keuangan dengan lebih mudah. 

Catatan Keuangan Manual 

Kalau ingin memulai dengan cara sederhana, kamu bisa menggunakan buku khusus untuk mencatat transaksi. 

Berikut Cara Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan secara manual: 

1. Siapkan buku yang khusus digunakan untuk mencatat keuangan. 

2. Buat tabel yang berisi informasi pemasukan, nominal pemasukan, pengeluaran, nominal pengeluaran, dan total. 

3. Simpan bukti transaksi agar nominal yang dicatat tidak terlupa. 

4. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran setelah transaksi dilakukan. 

6. Hitung total pemasukan dan pengeluaran pada akhir bulan atau periode tertentu. 

Contoh Catatan Pengeluaran Harian 

Pemasukan 

Gaji bulanan: Rp4.000.000 

Pengeluaran 

  • Belanja bulanan: Rp500.000 
  • Bayar kos: Rp800.000 
  • Listrik dan internet: Rp400.000 
  • Transportasi: Rp500.000 
  • Skincare: Rp100.000 
  • Jajan: Rp200.000 
  • Tabungan: Rp300.000 
  • Kirim ke orang tua: Rp1.000.000 

Total pengeluaran: Rp3.800.000 

Sisa uang: Rp200.000 

Format tersebut dapat kamu sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Kamu juga bisa membuat tampilan catatan yang lebih personal agar aktivitas mencatat keuangan terasa lebih menyenangkan. 

Catatan Keuangan Online 

Di era digital, mencatat pemasukan dan pengeluaran bisa dilakukan langsung melalui smartphone. Dengan aplikasi pencatat pengeluaran, kamu dapat mencatat transaksi kapan saja tanpa perlu membawa buku catatan. 

Salah satu keuntungannya adalah kamu bisa langsung catat pengeluaran setelah melakukan transaksi. Pencatatan secara rutin juga membantu kamu melihat pola pengeluaran dan mengetahui berapa dana yang masih tersedia. 

Gunakan Tabungan untuk Membantu Mengelola Keuangan 

Setelah mengetahui pola pemasukan dan pengeluaran, langkah berikutnya adalah memisahkan sebagian dana untuk tujuan finansial. 

Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk menyimpan dana sekaligus membantu membangun kebiasaan menabung secara rutin. Tabungan NOW menawarkan bunga kompetitif* dan bunga cair harian. 

Kamu bisa menentukan tujuan tabungan, lalu menyisihkan dana secara berkala sesuai kemampuan. Dengan begitu, pencatatan keuangan tidak berhenti pada mengetahui ke mana uang digunakan, tetapi juga membantu kamu merencanakan penggunaan dana ke depan. 

Mulai dari mencatat pemasukan, mengontrol pengeluaran, hingga menyisihkan dana untuk tabungan, kebiasaan sederhana ini dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih teratur. 

*** 

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan.  

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun. 

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store.Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

 

 

 

 

 

Tunggu apa lagi?

Yuk, cobain pakai neobank sekarang!